Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

TIMESINDONESIA, BANTEN – Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur skala masif seperti jalan pungutan dan bendungan di Provinsi Banten, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) selalu membangun infrastruktur kerakyatan, salah satunya adalah Jembatan Gantung Mekar Pertama, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Jembatan tersebut dibangun menggunakan anggaran Tahun 2020 bertujuan untuk memperlancar pergeseran dan memangkas waktu tempuh antar desa yang sebelumnya harus memutar jauh akibat dipisahkan oleh iklim geografis, seperti jurang, ataupun kali.

Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono mengatakan, jembatan gantung merupakan salah satu wujud kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur daerah perdesaan terutama yang sulit dijangkau jadi lebih terbuka. Kehadiran jembatan sampai sangat dibutuhkan masyarakat karena situasi geografi wilayah Indonesia yang mempunyai banyak gunung, lembah dan kali. Secara fisik, kondisi ini sering menjadi pemisah antara lokasi tempat tinggal penduduk dengan berbagai fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, rekan, dan kantor pemerintahan.

“Hadirnya jembatan itu akan mempermudah dan mempersingkat periode perjalanan masyarakat perdesaan menuju sekolah, pasar, tempat kerja, menyelesaikan kesibukan administrasi ke kantor kelurahan atau kecamatan dan akses silaturahmi mengiringi warga, ” kata Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono beberapa zaman lalu.  

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten, Ditjen Mengarahkan Marga Wida Nurfaida mengatakan Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sejak tanggal kontrak 11 September secara masa pelaksanaan 112 hari takwim.  

“Saat ini progres konstruksi telah mencapai 72%, sesuai kontrak siap 30 Desember 2020 tetapi ana targetkan selesai lebih cepat dalam 21 Desember 2020 agar lekas dapat dimanfaatkan masyarakat, ” perkataan Wida Nurfaida.  

Jembatan Gantung Mekar Baru dibangun sepanjang 42 meter dengan lebar 1, 5 meter untuk menghubungkan Desa Mekar Terakhir dan Desa Cikokok, Kecamatan Panah. Anggaran pembangunannya sebesar Rp 2, 6   miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Rizky Cipta Guna Perkasa dengan melibatkan pekerja lokal dari sejumlah kampung diantaranya warga Kampung Cidokok, RT 06 RW 02.  

“Selain jembatan kami juga akan membantu perbaikan timah akses dan drainase menuju jembatan masing-masing sepanjang   300 meter. Kami berharap dengan selesainya jembatan nanti dapat dirawat dan dianfaatkan sebaik-baiknya, ” tuturnya.  

Kepala Dukuh Mekar Baru Mudzakir merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih pada Kementerian PUPR RI atas dibangunnya jembatan tersebut. Menurut Mudzakir, kondisi jembatan sebelumnya sangat memprihatinkan karena hanya berupa cor tanpa besi pengamanan.  

“Setiap hujan pasti jembatan sebelumnya tergenang air, karena   berada di bawah jurang. Sudah banyak masyarakat yang nekat melintas jatuh, makanya kami sangat bersyukur akhirnya jembatan baru yang semasa ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat dibangun Kementerian PUPR untuk mempermudah pergeseran warga, ” kata Mudzakir.  

Pada Provinsi Banten sekitar 30 jembatan gantung telah dibangun Kementerian PUPR. Pembangunan jembatan gantung merupakan proposal dari Pemerintah Daerah setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), TNI, & DPRD yang diajukan kepada Departemen PUPR dengan mempertimbangkan kondisi provinsi, sosial, ekonomi, potensi wilayah, & kesesuaian lokasi, manfaat, dan urgensi pembangunan jembatan.  

Pada 2015-2019, Kementerian PUPR RI telah membangun 300 jembatan gantung di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp 1, 4 triliun. Pada tahun 2015 dibangun 10 jembatan, pada tahun 2016 dibangun 7 jembatan, pada tahun 2017 dibangun 13 jembatan, serta pada tahun 2018 dan 2019 masing-masing dibangun 130 jembatan & 140 jembatan.  

Pembangunan jembatan sampai kembali dilanjutkan Kementerian PUPR RI pada 2020. Hingga saat ini sudah ada 44 lokasi jembatan gantung yang sudah mendapat persetujuan untuk dibangun oleh Menteri PUPR. Dari jumlah tersebut, 6 antara lain direncanakan dibangun di pulau Papua. Secara umum jembatan gantung yang dibangun tersebut memiliki bentang jarang 30 meter hingga 120 meter. (*)