Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

TIMESINDONESIA, BALI – Pemerintah mewajibkan wisatawan dengan akan melakukan perjalanan darat ke Bali untuk melakukan rapid test antigen pada H-2 atau 2×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk penumpang pesawat wajib   melaksanakan tes uji usap (swab) Polymerase Chain Reaction (PCR) pada H-2 sebelum keberangkatan. Kebijakan ini sah mulai 18 Agustus hingga 4 Januari 2020.

“Kami minta isatawan yang akan naik pesawat ke Bali wajib melakukan tes PCR H-2 sebelum penerbangan ke Bali beserta mewajibkan tes rapid antigen H-2 sebelum perjalanan darat masuk ke Bali, ” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam keterangan formal.

Ketentuan itu diputuskan dalam Rapat Penyerasian Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim dan Bali secara virtual yang dipimpin sebab Luhut pada awal pekan itu. Hal tersebut sebagai antisipasi lonjakan kasus covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Perbaikan Ekonomi Nasional ini meminta pengetatan protokol kesehatan dilakukan di Bali, terutama di tempat peristirahatan (rest area), hotel, dan tempat wisata. Ia juga meminta Menteri Kesehatan tubuh Terawan Agus Putranto, Menteri Relasi Budi Karya Sumadi, dan Ketua BNPB Doni Monardo segera mengatur prosedurnya.

“Saya minta hari ini SOP untuk penggunaan rapid test antigen segera diselesaikan, ” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster dengan menerbitkan Surat Edaran Cetakan 2021 Tahun 2020 tentang Pengoperasian Kegiatan Masyarakat Selama Libur Keadaan Raya Natal dan Menyambut Tarikh 2021 dalam Tatanan Kehidupan Masa Baru di Provinsi Bali, sebagai tindak lanjut dari keputusan itu.

“Bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia, ” logat Koster dalam konferensi pers, kaya dikutip dari Antara.

Surat edaran tersebut juga mengatur bagi yang mengabulkan perjalanan memakai kendaraan pribadi meniti transportasi darat dan laut, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji Rapid Test Antigen memutar lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk pengikut pesawat wajib   melakukan tes uji usap (swab) Polymerase Chain Reaction (PCR) pada H-2 sebelum keberangkatan. (*)